POV: Dapat Materi Daging dari Pak Menteri
- Khadijah Nur Asyfa
Bogor – Rabu, 13 Agustus 2025, hari terakhir rangkaian MPKMB 62 Sekolah Vokasi IPB University ditutup dengan kuliah umum dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., yang mengangkat tema “Membangun Generasi Vokasi yang Tangguh di Era VUCA”. VUCA—singkatan dari Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity—menjadi gambaran tantangan besar yang harus dihadapi generasi muda di tengah perubahan cepat, ketidakpastian, dan perkembangan teknologi seperti AI dan robotika.
Dalam paparannya, Prof. Yassierli memaparkan tantangan besar ketenagakerjaan nasional, di mana hanya 15% tenaga kerja yang memiliki latar belakang pendidikan vokasi. Selain itu, beliau juga menyoroti rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan produktivitas tenaga kerja yang masih tertinggal dibandingkan negara-negara ASEAN.
Pendidikan vokasi, menurut beliau, memiliki fungsi strategis karena dirancang untuk menciptakan kompetensi spesifik yang siap digunakan di dunia kerja. “Pelatihan vokasi harus menghasilkan lulusan dengan kompetensi teknis yang kuat, portofolio yang relevan, dan kesiapan kerja penuh agar tidak terjadi mismatch,” ujarnya.
Beliau juga menyoroti pentingnya menjadi individu multitalenta. Dari model kompetensi I-shaped yang hanya fokus pada satu keahlian, kini berkembang menjadi T-shaped, π-shaped, dan bahkan M-shaped, yang memiliki tiga keahlian utama dan satu keahlian general. Untuk menghadapi tantangan masa depan, kompetensi tambahan yang perlu dikuasai adalah keterampilan digital dan people-centered skills. Dengan model M-shaped competency ini, industri mengharapkan SDM yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Selain keterampilan teknis, lulusan vokasi juga perlu menguasai soft skills dan cognitive skills seperti kemandirian, kreativitas, dan inovasi. Tiga kualitas ini menjadi kunci untuk bersaing di pasar kerja. Menteri menekankan pentingnya mengembangkan future proof mindset, growth mindset, dan future mindset agar mampu bertahan dan berkembang di masa depan.
Menutup materinya, beliau optimistis bahwa Indonesia memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif dan UMKM. “Saat pandemi COVID-19, perekonomian kita tetap bertahan karena ditopang UMKM. Ke depan, sektor ini akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi, dan generasi vokasi harus siap menjadi motor penggeraknya,” tutupnya.
Dengan harapan tersebut, para mahasiswa baru Sekolah Vokasi IPB University diharapkan mampu mengembangkan diri, menyiapkan kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri, serta menjadi pemimpin masa depan yang tangguh di tengah tantangan VUCA.
Simak artikel lainnya
Sebutin Lima Nama Ikan di MPKMB Bisa Dapat Sepeda??
student orientation FAQ Aduan Sebutin Lima Nama Ikan di MPKMB Bisa Dapat Sepeda?? Naila Hafizah
Kamu Gak Datang Closing MPKMB? Rugi Dong!
student orientation FAQ Aduan Kamu Gak Datang Closing MPKMB? Rugi Dong! Naila Hafizah Bogor —
Jelajahi perjalanan menjadi mahasiswa bersama rangkaian
OMB IPB 62
Student Orientation
IPB
Alamat
Kampus IPB,
Jl. Raya Dramaga, Babakan, Kec. Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16680
© Sistem Informasi - OMB IPB 62