Logo

Emang Boleh Mahasiswa Baru Udah Cetak Rekor? Emang Boleh Sekeren Ini?

Bogor — 15 Agustus 2025, IPB University kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Melalui kreativitas dan kekompakan ribuan mahasiswa baru angkatan 62, IPB resmi meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Konfigurasi Ilustrasi Komik 3D Terbanyak melalui Tas Jinjing”.

Rekor ini tercipta dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) IPB University 2025 yang digelar di Gelanggang Olahraga (Gelora) IPB University. Ribuan mahasiswa baru secara serentak mengangkat tas jinjing berwarna sesuai instruksi, membentuk konfigurasi raksasa yang memukau ketika dilihat dari udara.

Sejak pukul 05.30 WIB, para peserta hadir tepat waktu di titik kumpul sesuai arahan panitia. Setelah pengondisian, mereka dimobilisasi sedikit demi sedikit menuju Gelora yang telah dipasangi grid dari tali rafia. Setiap grid memiliki kertas kode berisi instruksi warna dan posisi masing-masing formasi.

Tercatat ada 88 formasi berbeda yang dibentuk dari potongan-potongan ilustrasi di tas jinjing. Beberapa di antaranya menggambarkan logo IPB, lambang fakultas dan sekolah di IPB University, hingga potret Rektor IPB, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. Setiap formasi tersusun presisi, menampilkan keindahan visual yang hanya terlihat sempurna dari ketinggian.

Rektor IPB University, Prof. Arif Satria, menyampaikan bahwa capaian ini adalah bukti inovasi dari mahasiswa baru. “Kegiatan ini adalah sebuah inovasi dari mahasiswa baru. Mereka telah menunjukkan kreativitas, kemampuan berkolaborasi, dan semangat berkarya sejak hari pertama. Ini bukan sekadar rekor, tapi juga simbol inovasi yang lahir dari generasi muda IPB,” tuturnya.

Menurut Daffa Alif Rahman, Project Leader kegiatan rekor MPKMB IPB 62, persiapan dilakukan sejak bulan April, termasuk uji coba dan latihan simulasi ribuan peserta. Salah satu mahasiswa baru, Sabilla, mengaku sangat senang bisa ikut ambil bagian dalam pencatatan rekor ini. “Seru banget! Prosesnya cuma one take dan berjalan cepat, jadi kami semua langsung bisa menikmati hasilnya. Rasanya bangga banget bisa jadi bagian dari sejarah IPB,” ungkapnya dengan antusias.

Rafael Yusuf Mahdi, selaku Koordinator Umum MPKMB IPB 2025, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. “Perjuangan panjang ini akhirnya terbayarkan. Semua persiapan, latihan, dan koordinasi yang kami jalani berbulan-bulan benar-benar terbayar ketika melihat hasilnya sempurna di lapangan. Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh mahasiswa baru yang sudah memberikan usaha terbaiknya,” ujarnya penuh rasa bangga.

Sorakan dan tepuk tangan mengiringi setiap formasi yang terbentuk, menciptakan suasana meriah dan penuh kebanggaan. Momentum ini menjadi simbol bahwa kreativitas kolektif mampu menghasilkan karya yang tak hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan jejak bersejarah bagi almamater.

Baca Artikel Lainnya