Cuma IPB Tiada yang Lain, MPKMB Aku Nggak Main-main!

Tanya Jawab Mahasiswa Baru Bersama Rektor IPB University

Bogor – Selasa, 12 Agustus 2025, rangkaian hari kedua Masa Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) Angkatan 62 Sekolah Vokasi IPB University berlangsung padat dan penuh inspirasi. Sejak pukul 05.30 WIB, mahasiswa baru telah berdatangan ke Gymnasium Sekolah Vokasi. Acara dibuka dengan penyambutan, dilanjutkan parade 17 program studi vokasi yang menampilkan keragaman bidang keilmuan di lingkungan Sekolah Vokasi.

Setelah parade, Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., memberikan sambutan dan kuliah umum. Materi yang diangkat mengusung konsep “Lead Self, Lead Others, Lead Change, Lead the Future”. Pesan utama yang disampaikan mencakup pentingnya resiliensi, keberlanjutan, dan pendekatan human centric dalam membentuk kepemimpinan masa depan. Isu hak asasi manusia, tanggung jawab sosial, penguasaan teknologi, kepedulian lingkungan, dan nilai kemanusiaan menjadi fokus yang harus dipegang oleh generasi muda.

Dalam penjelasannya, Rektor IPB menekankan bahwa kemampuan dibangun dari latihan, disiplin, dan pola pikir yang tepat. Ia menambahkan, keberhasilan bertahan di puncak memerlukan karakter yang kuat, sementara langkah awal menuju puncak dimulai dari mimpi besar yang diwujudkan melalui langkah-langkah realistis. Pesan ini dimaksudkan untuk memotivasi mahasiswa baru agar berani menetapkan visi hidup sekaligus konsisten menjalani prosesnya.

Sesi Safari Prodi MPKMB 62 SV IPB Bersama Dosen

Memasuki sesi berikutnya, panggung MPKMB diisi dengan talkshow Perantara Asa yang menghadirkan tiga Mahasiswa Berprestasi jenjang diploma. Mereka adalah Ivan Taufiq, Founder & CEO PT Sutan Vet Medika sekaligus Mahasiswa Berprestasi Utama Nasional 2022; Volika Sinci Sari, Mahasiswa Berprestasi Terbaik I Program Diploma Tingkat Nasional; dan Siti Patimah Zahro, Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Utama Diploma 2024. Ketiganya membagikan kisah perjuangan yang sarat pembelajaran, mulai dari proses menemukan passion hingga mengelola rasa takut dalam meraih mimpi.

Siti Patimah menjelaskan konsep passion sebagai sesuatu yang seringkali lahir dari proses sulit. Untuk menemukannya, mahasiswa diajak melakukan refleksi diri, mencoba berbagai hal, dan mengamati aktivitas yang paling konsisten memberikan rasa senang. Ia juga menyoroti tantangan mental seperti rasa tidak percaya diri dan kebiasaan menunda, yang dapat menjadi batas tak kasat mata bagi seseorang dalam meraih tujuan. Ketiga narasumber menekankan bahwa setiap orang memiliki potensi unik, sehingga penting untuk berani mengejar mimpi meskipun disertai risiko.

Kisah perjuangan yang dibagikan memberikan perspektif nyata mengenai harga yang harus dibayar dalam proses mewujudkan mimpi. Volika bercerita bahwa perjalanannya dari tahap pendaftaran hingga meraih juara memakan waktu hingga sembilan bulan, penuh tantangan dan pengorbanan. “Batas mimpi bukanlah kemampuan, melainkan kemauan,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan talkshow “Muda Wirausaha” yang diisi oleh Dihya Nur Rifqy, Co-Founder Es Teh Indonesia.  Sesi ini mengangkat pembelajaran dari pengalaman membangun bisnis, baik yang diperoleh melalui bangku kuliah maupun dari perjalanan pribadi. Materi yang diajarkan di perkuliahan, seperti manajemen bisnis, diingatkan untuk benar-benar dikuasai dan diterapkan. Sementara keterampilan yang tidak diajarkan di kelas dapat dipelajari secara mandiri, dari orang lain, atau melalui pengalaman langsung di lapangan.

Dihya menegaskan bahwa dunia bisnis tidak mengenal resep instan. Pengalaman pahit dan tantangan adalah bagian tak terpisahkan dari proses, sehingga diperlukan mental tangguh untuk bertahan. Pesan ini menjadi penutup yang relevan bagi para mahasiswa baru Sekolah Vokasi IPB yang memiliki beragam pemahaman terkait proses membangun sebuah bisnis.

Selepas pelaksanaan talkshow, mahasiswa baru melakukan istirahat, salat, dan makan. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan sesi safari prodi. Safari prodi merupakan sesi di mana setiap mahasiswa baru mendapatkan penjelasan langsung dari dosen terkait program studi masing-masing. Mulai dari sistem pembelajaran, dosen dan tenaga kependidikan, kurikulum dan mata kuliah, hingga program yang akan dijalankan oleh mereka selama perkuliahan. 

Dengan susunan acara yang berkesinambungan, mulai dari parade prodi, kuliah rektor, talkshow inspiratif, hari kedua MPKMB 62 Sekolah Vokasi IPB University memberikan pengalaman yang kaya bagi mahasiswa baru. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi pengenalan kampus, tetapi juga pemantik semangat untuk mengembangkan diri di berbagai bidang, baik akademik, organisasi, maupun wirausaha.



Simak artikel lainnya

© Sistem Informasi - OMB IPB 62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Petunjuk Umum Penugasan
  1. Seluruh Quests merupakan penugasan yang bersifat wajib dikerjakan dan dikumpulkan karena menjadi syarat konversi SKS sertifikat OMB IPB 62 yang akan dicantumkan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah.
  2. Penugasan tidak boleh dihapus ataupun diarsip sampai rangkaian MPKMB IPB 62 berakhir.
  3. Semua mahasiswa baru wajib mengikuti akun Instagram MPKMB (@mpkmbipb), TikTok MPKMB (@mpkmbipb), dan Instagram Ditmawa IPB (@ditmawaipb).
  4. Akun Instagram dan TikTok yang digunakan untuk mengunggah penugasan tidak boleh di-private dan harus sama di setiap penugasan.
  5. Mention akun Instagram PJK pada setiap penugasan yang diunggah ke media sosial.
  6. Pengerjaan penugasan dilarang mengandung ujaran kebencian, SARA, pornografi, melakukan plagiat, dan menggunakan jasa joki.
  7. Pengerjaan dan pengumpulan penugasan harus sesuai dengan panduan dan timeline yang telah ditentukan pada tiap penugasan.
Tabel Penugasan MPKMB
Penugasan Timeline
Lembar Cita 4 – 17 Agustus 2025
Level Up Board 4 – 10 Agustus 2025
My Faculty Journal 17 Agustus 2025
Twibbon MPKMB 4 Agustus 2025
Harsakala on Sight 6 Agustus 2025
MPKMB Recaps 11 – 16 Agustus 2025

Harmoni

Warming Up for the Real Deal! Harmoni adalah pemanasan penting biar kamu gak kaget dan mudah beradaptasi sama dunia kampus. Kamu bisa mulai explore, cari tau do’s and don’ts-nya, dan bisa menyesuaikan diri untuk mulai perjalananmu sebagai mahasiswa!